Salam berasal dari kata dalam bahasa Arab, yang berarti selamat, baik, dan damai.
Sahabat Alam
Kalau daunnya diremas, bau harum langsung menyebar. Pantas ibu-ibu sering memasukan daun salam ketika memasak. Selain untuk bumbu dapur, ternyata pohon dan buah salam juga bermanfaat untuk alam sekitar. Pohonnya yang kokoh dan daunnya yang rimbun, bisa melindungi tanaman kecil lain dari sengatan terik matahari. Siang hari, saat hijau daunnya berfotosintesisi, pohon salam menghisap karbondioksida dan mengeluarkan banyak oksigen. Udara disekitarnya pun menjadi sejuk dan segar. Hewa-hewan seperti tupai, burung, monyet, dan kelelawar sangat menyukai pohon salam. Sebab buah salam yang buahnya kecil-kecil siap menjadi santapan harian mereka.
Pewarna dan Obat Alami
Tentu, pohon salam sahabat manusia juga. Pohon yang biasannya hidup liar di dataran rendah hingga pegunungan ini ternyata oleh ahli ramuan sering digunakan untuk obat. Seperti, mengobati asam urat, kolestrol, stroke, melancarkan peredaran darah, radang lambung, diare, gatal-gatal, kencing manis, dan lainnya.
Di desa, para perajin anyaman mengunakan kulit-kulit pohon salam untuk mewarnai anyaman sehingga tampil cantik alami. Sedangkan para nelayan sering memanfaatkan kulit pohon salam untuk mewarnai jalanya agar tersamar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar