Rabu, 01 Juni 2016

SIMULASI JARINGAN KOMPUTER



A.      Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan.

LAN (Local Area Network)
Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.
Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di jadikan sebuah file server. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputerkomputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebut dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.

MAN (Metropolitan Area Network)
Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Ujung Pandang atau Surabaya.

WAN (Wide Area Network)
Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain.
Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda satu diantara yang lainnya.

B.       Topologi Jaringan

Topologi Bus
             Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.

Topologi Ring
            Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral.
Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem.

Topologi Star
     Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar.      

Topologi Mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

C.      Peralatan Jaringan

NIC (Network Interface Card)
Network Interface Card (kartu jaringan) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai penghubung dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Fungsi utama dari kartu jaringan adalah mengjinkan komputer untuk berkomunikasi dalam jaringan. Tugas NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan. Media yang umum digunakan, antara lain adalah kabel UTP Category 5 atau Enhanced Category 5 (Cat5e), kabel fiber-optic, atau radio (jika memang tanpa kabel).

Hub
Sebuah Konsentrator/Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. Dalam topologi Bintang, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam hub. Hub mempunyai banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut nomor port dari card yang dituju.
Switch
Switch pada jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.

Router
Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.

D.      Media Transmisi

Kabel Koaksial. Penggunaan Kabel Coaxial Kabel coaxial terkadang digunakan untuk topologi bus, tetapi beberapa produk LAN sudah tidak mendukung koneksi kabel coaxial.
Kabel UTP. Kabel “Unshielded twisted pair” (UTP) digunakan untuk LAN dan sistem telepon.
Kabel STP. “Shielded twisted pair” adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi.
Fiber Optik

E.       Cisco Packet Tracer
       Cisco Packet Tracer adalah program e-learning buatan Cisco yang akan mensimulasi jaringan komputer yang sebelumnya telah di design dan dikonfigurasi oleh pengguna. Simulasi workstation, server, router dan perangkat jaringan lainnya dibuat sangat mirip dengan aslinya. Sehingga kita bisa belajar jaringan komputer melalui simulasi program ini saja, tidak perlu biaya mahal untuk membeli komputer yang banyak untuk melakukan rekayasa yang kita inginkan. Tentu ini sangat menghemat biaya. Selain itu, dengan Cisco Packet Tracer, kita dapat mempelajari seluk beluk jaringan yang standar, tapi sangat mendalam. Bahkan isi PDU pada sebuah paket pada interval waktu tertentu bisa kita lihat dan pelajari, hal yang susah untuk dilakukan dengan menggunakan perangkat jaringan asli sekalipun.
IP Public adalah suatu IP address yang digunakan pada jaringan lokal oleh suatu organisasi dan organisasi lain dari luar organisasi tersebut dapat melakukan komunikasi langsung dengan jaringan lokal tersebut. Contoh pemakaiannya adalah pada jaringan internet. Sedangkan range dari IP Public : range IP address yang tidak termasuk dalam IP Private.
IP Publik kelas A
bit pertama adalah 0
8 bit pertama adalah bit network dan 24 bit selanjutnya adalah bit host
Jumlah network 128
l Jumlah host per network 16.777.216
IP Publik kelas B
bit pertama adalah 10
16 bit pertama adalah bit network dan 16 bit selanjutnya adalah bit host
Jumlah network 16.384
Jumlah host per network 65.536
IP Publik kelas C
bit pertama adalah 110
24 bit pertama adalah bit network dan 8 bit selanjutnya adalah bit host
Jumlah network 2.097.152
Jumlah host per network 254

IP Private adalah suatu IP address yang digunakan oleh suatu organisasi yang diperuntukkan untuk jaringan lokal (LAN).
Range IP Private adalah sebagai berikut :
Kelas A : 10.0.0.0                      10.255.255.255
Kelas B : 172.16.0.0                  172.31.255.255
Kelas C : 192.168.0.0                192.168.255.255


F.       Simulasi Cisco Packet Tracer
Dalam makalah ini saya akan merancang sebuah jaringan komputer seperti di warnet yang terdiri dari beberapa switch, beberapa komputer, laptop, dan printer. Pertama saya memilih 2950-24 pada kolom switches. Kemudian meletakkan 5 komputer, 1 laptop, dan 1 printer dari kolom End Devices. Kemudian memilih automatic cable dan dipasangkan dari setiap komputer, laptop, server, printer ke switch. Tunggu hingga lampu indikator berubah dari warna  orange menjadi hijau.
Langkah selanjutnya adalah mengatur IP dari masing-masing komponen. Caranya dengan menekan salah satu komputer kemudian pilih desktop kemudian IP Configuration. Untuk printer meklik fastethernet0. Kali saya mengerjakan IP Private kelas A dengan rentang 10.0.0.0-10.255.255.255. Setiap komponen mempunyai IP yang berbeda. Namun Default Gateway-nya sama. 

IP Address :
PC0 10.20.30.2
PC1 10.25.35.3
PC2 10.30.40.4
PC3 10.35.45.5
PC4 10.40.50.6
LAPTOP 0 10.34.23.45
SERVER 0 10.34.56.8
PRINTER 0 10.23.45.6


     Setelah itu mengklik ADD SIMPLE PDU. Fungsinya adalah menghubungkan atau mengirim data dari komputer satu ke yang lainnya. Untuk mencek terkirim atau tidaknya pesan tersebut pilih command promp dengan format ping(spasi)IP tujuan. Apabila sukses maka yang terlihat sebagai berikut.


Selanjutnya klik simulation untuk menggerakkan. Pilih edit filters kemudian show all kemudian pilih ICMP. Terakhir klik Auto Capture/Play. Hasilnya akan muncul tanda centang pada amplop. Jika simulasi telah berhasil akan tertera tulisan “successful” pada kolom di pojok kanan bawah. Berikut contohnya :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar